Bukan hanya Xiamoi yang sudah beredar di Indonesia, produsen lawas seperti ZTE dan Huawei-pun turut ambil alih dalam penjualan smartphone Android di Indonesia. Dibalik harganya yang rendah, ongkos pembuatan ponsel tersebut telah ditekan sedemikian rupa sehingga kadang kualitas tidak didahulukan. Untuk itu disini Jaka punya tips kamu yang ingin membeli smartphone Android asal Cina.
Pilih Smartphone dengan Harga Terbaik
Dibalik
kelebihannya pada harga yang murah, ponsel Cina juga kadang menawarkan
beberapa fitur yang bisa diandalkan. Tapi kadang layanan servis yang
ditawarkan pada pelanggan tidak memuaskan. Mulai dari proses pengerjaan
yang lama hingga teknisi yang kurang berkualitas. Maka dari itu, banyak
orang yang berkata bahwa smartphone Android asal Cina adalah Smartphone
'satu kali pakai buang'.Konektivitas 4G/LTE

Kelebihan
Sebagian besar smartphone Android asal Cina saat ini telah memiliki konektivitas 4G/LTE dan smartphone tersebut umumnya memiliki harga yang tidak terlalu mahal. Harga murah dengan konektivitas 4G tentu bisa menjadi tolak ukur saat ingin membeli smartphone 4G dengan budget minim.Kekurangan
Kebanyakan smartphone asal Cina memiliki konektivitas 4G yang hanya bisa digunakan negara tersebut, bukan di seluruh dunia. Seperti Redmi Note 4G, smartphone tersebut menggunakan 4G TD-LTE, TD-SCDMA yang tidak bisa digunakan dengan jaringan di Indonesia.Desain dan kualitas

Kelebihan
Seperti yang kamu ketahui, ponsel Android Cina selalu meniru desain dari perangkat lain. Bahkan, jika ada ponsel Android Cina semakin menetapkan standar dalam hal tertentu. Ponsel seperti Oppo N1, Vivo Xplay 3S, Gionee Elife E7, Meizu MX4, dan bahkan Oppo Find 5 adalah bukti nyata desain pembeda.Kekurangan
Dengan harga yang tidak terlalu mahal, tentu banyak smartphone Android asal Cina yang memiliki desain body yang tidak terlalu kokoh dan cenderung ringkih. Bermaterial plastik dan tidak memiliki bezel yang kuat, tentu akan membuat smartphone tersebut rusak saat terjatuh berulang kali.Kamera

No comments:
Post a Comment